The Meaning of LOVE

Putar musik untuk menambah sensasi dalam membaca

LOVE?
Cinta?


Siapa sih yang nggak kenal dengan kata cinta di dunia ini? Sejak kecil kita sudah diberi cinta oleh orang tua kita, ya walau semua orang cara menyampaikan cintanya berbeda-beda. Tapi apa sih cinta itu sebenarnya? Inilah pokok bahasan kita kali ini.

Cinta adalah sebuah emosi dari kasih sayang yang kuat dan ketertarikan pribadi. Begitu sih kata Wikipedia.
Tapi, di sana cuma dijelaskan secara umum/universal. Nah pada post kali ini gue bakal jelasin makna dari Cinta lebih dalam lagi.


Kalau pengertian cinta gue oke lah kalau ikut pengertian secara umumnya. Toh ya emang bener kan. Tapi, yang salah itu penjelasan cinta lebih lanjut yang dilakukan oleh kebanyakan orang, remaja, bahkan anak-anak. Iya kids-kids jaman now ☺


Banyak remaja yang mengartikan cinta itu kita saling memiliki. Menurut gue salah, karena kita nggak harus memiliki privasi orang lain. Orang yang udah menikah aja masing-masing masih punya privasi pribadi dan itu pasti nggak dimiliki/diberitahu ke pasangan, apalagi yang pacaran. Sebenernya yang pacaran juga gitu sih, ada yang nggak dimiliki oleh pasangan kita, yaitu privasi kita. Jadi arti saling memiliki gue nyatain salah deh apalagi yang sampe memiliki ke hal-hal negatif ya.


Terus apa dong arti cinta yang bener? Menurut gue nih ya, kalau masih dasar sih cinta bisa aja diartikan saling melengkapi. Maksudnya gimana? Sebagai pasangan, kita harus melengkapi satu sama lain. Emang harus ya? Ya harus menurut gue karena menurut gue tujuan cinta itu sendiri mendapatkan kebahagiaan. Melengkapi bisa dalam hal kekurangan satu sama lain, ekonomi, ya pokoknya yang kurang-kurang deh.


Kalau itu masih tahap dasar, apa dong yang tahap lanjutannya? Nggak ada sih sebenernya. Yang ada itu tahap final. Kalau kalian emang bener-bener mencintai pasangan kalian nih, kalian pasti saling percaya dan saling merelakan. Tapi, gue lebih oke kalau saling merelakan. Jadi, kalau kalian udah rela berkorban buat pasangan kalian, kalian udah di tahap final deh.


Maksud dari berkorban sendiri adalah misal nih ya orang tua kita udah ngorbanin harta, kasih sayangnya hanya untuk kita. Kalau pasangan ya mungkin kalian merelakan juga hal penting dari mu hanya untuk pasangan kamu bahagia, karena kalau udah masuk tahap ini prinsip cinta kalian berubah menjadi kalau pasangan bahagia ya gue juga bahagia.


Kalau pasangan bahagia dengan yang lain terus kalian merelakannya gimana dong? Ya itu juga tahap final dari kalian mencintainya. Toh kalau jodoh juga nggak akan ke mana. Kalau udah gitu tenang aja, dia pasti masih mau kalian jadiin temen selagi kalian merelakannya bahagia. Tapi ya nyesek dikit gitu :)


Untuk pelajar, cinta yang bener itu untuk saling menyemangati. Ini sebenernya juga bisa sih buat remaja yang udah lulus juga, tapi lebih berguna banget buat pelajar. Karena dengan ini nilai kalian bisa melejit juga kalian bisa semangat dalam menjalani kehidupan sekolah yang membosankan itu.


Intinya yang ingin gue sampein, cinta sendiri bukan masalah kok. Apapun agama kalian, cinta itu bukan hal yang dilarang. Kalaupun dilarang seperti di agama Islam, itu bukan karena pacarannya, tapi karena tindakan para remaja nya, yang suka zina baik tangan, mata, atau lebih parah lagi. Jadi, sebenernya cinta itu positif kok. Yang buat negatif itu kalian sendiri dan cuma kalian sendiri yang bisa ubah positifnya cinta jadi negatif.


Sekian dari saya, semoga bermanfaat :)

Komentar