(Mini Stories) The Beauty of Live
Putar musik untuk menambah sensasi dalam membaca
Di dunia ini, semua manusia hidup dengan cara mereka masing-masing. Ada yang hidup dengan bertani, bekerja di kantor, bahkan ada yang bisa hidup dengan cara menyuruh orang. Memang dunia ini adalah dunia paling unik. Tapi, tidak dengan anak satu ini.
Namaku Syd, aku adalah anak dari keluarga blasteran Amerika dan Inggris. Ya memang sih aku blasteran luar negeri, tapi tempat tinggal ku berada di Indonesia. Aku sangat membenci hidup di dunia ini. Hidupku penuh masalah, bahkan aku pun ingin segera mengakhiri hidup ini kalau bisa.
Menurut ku, aku adalah anak yang paling tidak beruntung di dunia ini. Memang benar orang tuaku kaya raya, aku tinggal di rumah mewah, tapi aku belum pernah sekali pun mendapatkan kasih sayang dari kedua orang tuaku. Aku merasa ada yang kurang di hidupku.
Sejak kecil, aku selalu sendiri. Aku tidak pernah diurus oleh orang tuaku seperti anak lainnya, aku selalu bersama dengan pembantu di rumahku yang menggantikan orang tuaku untuk merawat ku. Ya memang sekarang aku sudah remaja dan sudah mulai terbiasa karena dari kecil sudah sendiri. Tapi, itu tidaklah cukup menurut ku.
Memang kenapa sih kedua orang tuaku sangat gila dengan pekerjaan? Apakah tidak bisa sedikit saja mereka memedulikan ku? Aku yang kurang kasih sayang selama ini, mulai mencari makna kasih sayang yang hilang di hidupku.
Bisa dikatakan aku di masa-masa remaja ini sangatlah buruk, aku mempunyai pacar yang banyak semata-mata hanya untuk mendapatkan rasa kasih sayang itu. Tapi, rasa itu tetap tidak ada, karena yang ku butuhkan sekarang bukanlah itu, melainkan kehangatan dari kedua orang tuaku.
Waktu terus berjalan dan berjalan, kini aku sudah beranjak dewasa. Aku menggantikan posisi ibu dan ayah di perusahaan mereka. Aku sangat kagum dengan perusahaan milik mereka karena perusahaan ini dulunya adalah perusahaan yang kecil, tapi sekarang berbeda sekali.
Orang tuaku sudah pensiun karena usianya yang tak kuat untuk bekerja lagi, dan aku pun memperoleh posisi itu dengan mudahnya. Pada awalnya aku memang tak menyadari itu, tapi lama kelamaan aku pun tersadar akan hal ini. Hal yang sangat penting dalam hidupku.
Menurut ku dulu aku adalah anak yang paling tidak beruntung di dunia ini, tapi sekarang aku sadar bahwa semua kerja keras orang tuaku itu semata-mata demi aku. Aku sukses pun karena usaha mereka selama ini dan aku tinggal menggantikannya.
Memang benar hidup ini begitu indah. Jika kita belum melihat indahnya hidup ini, maka kita harus melihat dari sisi lain, karena indahnya hidup ini tidak hanya karena satu faktor, tapi banyak faktor yang memengaruhi. Setelah itu, aku sadar akan indahnya hidup ini dan aku selalu berusaha menjadi yang terbaik sebagai rasa terima kasihku kepada orang tuaku.
Sekian.
Hope you like it ☺
Di dunia ini, semua manusia hidup dengan cara mereka masing-masing. Ada yang hidup dengan bertani, bekerja di kantor, bahkan ada yang bisa hidup dengan cara menyuruh orang. Memang dunia ini adalah dunia paling unik. Tapi, tidak dengan anak satu ini.
Namaku Syd, aku adalah anak dari keluarga blasteran Amerika dan Inggris. Ya memang sih aku blasteran luar negeri, tapi tempat tinggal ku berada di Indonesia. Aku sangat membenci hidup di dunia ini. Hidupku penuh masalah, bahkan aku pun ingin segera mengakhiri hidup ini kalau bisa.
Menurut ku, aku adalah anak yang paling tidak beruntung di dunia ini. Memang benar orang tuaku kaya raya, aku tinggal di rumah mewah, tapi aku belum pernah sekali pun mendapatkan kasih sayang dari kedua orang tuaku. Aku merasa ada yang kurang di hidupku.
Sejak kecil, aku selalu sendiri. Aku tidak pernah diurus oleh orang tuaku seperti anak lainnya, aku selalu bersama dengan pembantu di rumahku yang menggantikan orang tuaku untuk merawat ku. Ya memang sekarang aku sudah remaja dan sudah mulai terbiasa karena dari kecil sudah sendiri. Tapi, itu tidaklah cukup menurut ku.
Memang kenapa sih kedua orang tuaku sangat gila dengan pekerjaan? Apakah tidak bisa sedikit saja mereka memedulikan ku? Aku yang kurang kasih sayang selama ini, mulai mencari makna kasih sayang yang hilang di hidupku.
Bisa dikatakan aku di masa-masa remaja ini sangatlah buruk, aku mempunyai pacar yang banyak semata-mata hanya untuk mendapatkan rasa kasih sayang itu. Tapi, rasa itu tetap tidak ada, karena yang ku butuhkan sekarang bukanlah itu, melainkan kehangatan dari kedua orang tuaku.
Waktu terus berjalan dan berjalan, kini aku sudah beranjak dewasa. Aku menggantikan posisi ibu dan ayah di perusahaan mereka. Aku sangat kagum dengan perusahaan milik mereka karena perusahaan ini dulunya adalah perusahaan yang kecil, tapi sekarang berbeda sekali.
Orang tuaku sudah pensiun karena usianya yang tak kuat untuk bekerja lagi, dan aku pun memperoleh posisi itu dengan mudahnya. Pada awalnya aku memang tak menyadari itu, tapi lama kelamaan aku pun tersadar akan hal ini. Hal yang sangat penting dalam hidupku.
Menurut ku dulu aku adalah anak yang paling tidak beruntung di dunia ini, tapi sekarang aku sadar bahwa semua kerja keras orang tuaku itu semata-mata demi aku. Aku sukses pun karena usaha mereka selama ini dan aku tinggal menggantikannya.
Memang benar hidup ini begitu indah. Jika kita belum melihat indahnya hidup ini, maka kita harus melihat dari sisi lain, karena indahnya hidup ini tidak hanya karena satu faktor, tapi banyak faktor yang memengaruhi. Setelah itu, aku sadar akan indahnya hidup ini dan aku selalu berusaha menjadi yang terbaik sebagai rasa terima kasihku kepada orang tuaku.
Sekian.
Hope you like it ☺
Komentar
Posting Komentar